Page 12 - InsideTax Edisi 16th (Desain Kelembagaan: Perlukah Ditjen Pajak Terpisah dari Kemenkeu?)
P. 12

insideheadline

                                                                               diberikan kompensasi atas kinerja
                                                                               berdasarkan formula yang dapat
            B        perpajakan          maupun           seberapa             tersebut ditentukan atas dua kategori
                     erhasil atau tidaknya ketentuan
                                                                               dinegosiasikan. Biasanya, kompensasi
                                                                               formula. Kategori pertama berupa
                                                                               suatu persentase sebesar 1,65% dari
                                                              sistem
                                             tidaknya
                                  atau
                     efisien
                                                                               proyeksi penerimaan pajak yang dapat
             perpajakan, suka atau tidak, ditentukan                           dikumpulkan di suatu periode fiskal.
                                                                               Kategori kedua berdasarkan kinerja.
             oleh lembaga otoritas pajak."                                     Suatu bonus insentif akan diberikan
                                                                               sebesar 2% dari selisih antara proyeksi
                                                                               dan realisasi, jika realisasi berada di
                                                                               atas proyeksi. 31
                                                                               5.4. Sistem Kepegawaian
          otoritas parlemen, hal ini untuk lebih  elemen semisal sektor swasta dapat
          menjamin stabilitas dan legitimasi  menjamin adanya kebijakan internal   Ketersediaan sumber daya manusia
          jangka panjang.  Walau demikian,  yang lebih fleksibel sesuai dengan   yang terlatih dan berkualitas adalah
                        29
          dengan adanya otonomi tersebut,  adanya kebutuhan atau perubahan     faktor terpenting dalam mewujudkan
          SARA belum tentu terpisah sama  situasi ekonomi perpajakan. Kedua,   efisiensi dari administrasi pajak.
          sekali dengan struktural Kementerian  anggota  dewan  dapat  berfungsi  Otonomi dalam sistem kepegawaian
          Keuangan. SARA masih dapat berupa   sebagai alat  check and balance  dari   menciptakan beberapa keunggulan
          organisasi eksternal yang berada  pejabat yang berwenang, sehingga   SARA, beberapa di antaranya: dapat
          di bawah supervisi Kementerian  hak-hak Wajib Pajak dapat terlindungi.   lebih leluasa dalam mengangkat
          Keuangan, misalkan seperti di Jepang  Hal ini bisa dijumpai di Singapura dan   sumber daya manusia yang lebih
          dan Mongolia. Atau justru masih  Malaysia.                           berkualitas dan profesional, mengatur
          berada di bawah struktur Kementerian                                 sistem upah pegawainya menjadi
          Keuangan yang bersifat  professional   Jumlah anggota dewan direksi   lebih   kompetitif,  memberikan
          specialized unit, seperti di Vietnam.  pada model BOD berbeda-beda   insentif tambahan bagi pegawai
                                            antarnegara. Sebagai contoh, jumlah   berprestasi, serta memberi sanksi
          5.2. Struktur Kepemimpinan        anggota dewan di Hong Kong terdiri   ataupun memberhentikan pegawai
                                            dari 5 orang, meliputi: Kepala,    yang berperilaku buruk. Remunerasi
            Terdapat dua model kepemimpinan  Komisioner, dan 3 orang yang berasal   otoritas model SARA pada umumnya
          pada SARA: model  Chief Executive  dari  sektor  swasta.  Sedangkan,  membaik.   Remunerasi    pegawai
          Officer (CEO) dan model  Board of   dewan direksi di Singapura terdiri   dapat ditetapkan dengan bermacam
          Directors (BOD). Model CEO diadopsi  atas 9 orang, meliputi: Komisioner   acuan, misalkan dengan acuan upah
          oleh sebagian besar negara-negara  (Kepala), 2 permanent secretary, dan   minimum pegawai negeri sipil seperti
          Amerika Latin, sedangkan model  6 orang perwakilan sektor swasta     di Guyana.
          BOD lebih populer di Afrika dan  (hukum, keuangan, sektor migas, dan
          Asia. Pada model CEO, komisioner  sebagainya).                       5.5. Mekanisme dalam Menjamin
          biasanya ditunjuk oleh Presiden atau                                      Akuntabilitas
          Menteri Keuangan dengan masa  5.3. Anggaran
          jabatan tertentu. Sedangkan pada                                        Otoritas pajak dikatakan memiliki
          model BOD, Presiden atau Menteri     Anggaran SARA pada umumnya      akuntabilitas yang baik jika: (i)
          Keuangan akan menunjuk seseorang  berasal dari persentase tertentu   terdapat kode etik bagi semua
          untuk menjalankan mandat sebagai  dari jumlah total pajak yang berhasil   pegawai; (ii) terdapat audit internal
          kepala  yang   berfungsi  sebagai  dipungut.  Besaran     persentase  yang kuat untuk menegakkan kode
          eksekutif dalam SARA, dan menjadi   tersebut dapat saja ditetapkan oleh   etik tersebut; (iii) menggunakan audit
          bagian dari dewan direksi. Lebih lanjut  Presiden atau melalui persetujuan   eksternal yang independen; serta (iv)
          lagi, di beberapa negara, perwakilan  legislatif.  Pemberian  anggaran  memiliki hubungan yang transparan
          dari sektor publik dan swasta dapat   berdasarkan persentase tertentu dari   ke lembaga pemerintahan lainnya.
          ditunjuk menjadi dewan direksi.   total jumlah pajak yang dipungut   Transformasi dari model direktorat
                                            tersebut memungkinkan SARA untuk   menjadi model SARA, biasanya juga
            Pada model BOD, dewan direksi  mengembangkan dan melaksanakan      menyertakan elemen-elemen yang
          biasanya  hanya   terlibat  dalam  sistem penganggaran dan perencanaan   bisa menjamin akuntabilitas otoritas
          manajerial namun tidak mengintervensi  jangka panjang. 30            pajak di masa mendatang.
          kegiatan  operasional  sehari-hari.
          Terdapat dua keuntungan struktur     Hal ini dapat ditemui pada otoritas   Lebih lanjut lagi, sebagian besar
          kepemimpinan model BOD. Pertama,  pajak di Singapura (Inland Revenue   SARA menyampaikan laporan secara
          adanya keterwakilan dari berbagai  Authority of Singapore/IRAS) yang
                                                                               31   Mukul G. Asher, “Tax Reform in Singapore,” ASIA
          29   Arthur Mann, Op.Cit., 5.     30   Arthur Mann, Op.Cit.,7.       Research Centre Working Paper No. 91, (Maret 1999): 15.
     12   InsideTax | Edisi 16 | Juli-Agustus 2013
   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17