Page 14 - InsideTax Edisi 16th (Desain Kelembagaan: Perlukah Ditjen Pajak Terpisah dari Kemenkeu?)
P. 14

insideheadline

                           Gambar 5 – Opini Mengenai Apakah Korupsi pada Pegawai Pajak Justru Lebih
                                Baik atau Buruk Setelah Reformasi Perpajakan: Peru dan Kawasan

                    60%



                    50%

                                                                                  Sangat Berkurang
                    40%                                                           Berkurang

                                                                                  Agak Berkurang
                    30%
                                                                                  Tidak Ada Perubahan

                                                                                  Agak Bertambah
                    20%
                                                                                  Bertambah
                    10%                                                           Sangat Bertambah



                      0%
                               Peru       Meksiko     Venezuela    Bolivia
                 Sumber: Diolah dari penelitian Taliercio seperti dikutip oleh Rosario G. Manasan, “Tax Administration Reform: (Semi-) Autonomous
                      Revenue Authority Anyone?,” Discussion Paper Series No. 2003-05, Philippine Institute for Development Studies, (2003): 6.
          10,83% di tahun 1990 menjadi         Taliercio  juga    berpendapat  justru faktor kelembagaan sudah
          35,20% di tahun 2003. Jumlah      bahwa dukungan dari sektor swasta  sedemikian buruk untuk mencapai
          Wajib Pajak yang terdaftar meningkat  (komunitas bisnis dan akademisi)  hal  tersebut.  Dengan  demikian,
          dari 895 ribu di tahun 1993 menjadi  turut  mempengaruhi  penurunan  segala kebijakan maupun improvisasi
          1,8 juta di akhir tahun 1997 atau   tingkat korupsi dan peningkatan  administrasi perpajakan yang bersifat
          meningkat lebih dari 2 kali lipat.  pelayanan publik karena dukungan  parsial tidak akan berpengaruh apa-
                                            tersebut berhasil mempertahankan  apa. SARA didorong atas situasi
            Lalu bagaimana dengan dampak  otonomi otoritas pajak di Peru dari  putus asa dari penyelenggara negara
          implementasi SARA pada pelayanan  pengaruh pemerintah. Singkatnya,  yang kemudian berinisiatif untuk
          dan tingkat korupsi pajak? Penelitian  Peru merupakan contoh sukses dari  merombak kelembagaan pemungutan
          yang   dilakukan  oleh   Taliercio  implementasi SARA.               pajak secara total dan komprehensif.
          (2001)  atas Peru dan 3 negara                                       Perombakan ini merupakan upaya
               35
          lain di kawasan Amerika (Meksiko,  7. Perlukah Re-Desain             untuk mendapatkan suatu kondisi
          Venzuela,  Bolivia)  menunjukkan     Kelembagaan Administrasi        “babak baru” serta sinyalemen politik
          bahwa implementasi SARA di Peru      Perpajakan Kita?                atas upaya perbaikan administrasi
          dapat secara efektif menurunkan                                      perpajakan.
          tingkat korupsi dan di sisi lain     Pertanyaan selanjutnya adalah:
          memperbaiki pelayanan administrasi   apakah Indonesia perlu mengadopsi   Di Indonesia situasi yang dapat
          pajak.  Peru menunjukkan hasil    model SARA bagi otoritas pajaknya?   dianggap kronis tersebut sebenarnya
               36
          yang baik dalam penurunan tingkat   Jawaban atas hal ini tidak mudah   tidak terjadi. Kita seharusnya masih
          korupsi dan peningkatan pelayanan   karena harus ditelusuri dari apa   tetap optimis dengan segala reformasi
          publik,  sedangkan  tiga  negara  yang menjadi tujuan dan kebutuhan   pajak yang telah berlangsung selama
          lainnya, tidak ada perubahan tingkat   pemerintah di sektor perpajakan serta   satu dekade terakhir. Kisah sukses
          korupsi, walaupun dari sisi pelayanan   sejauh mana SARA dapat memfasilitasi   mengenai Kring Pajak, dibangunnya
          menunjukkan perubahan ke arah     kebutuhan tersebut.                Large Tax Officer  (LTO), terus
          (sedikit) lebih baik (Gambar 5 dan 6).                               meningkatnya realisasi penerimaan
                                               Di banyak negara, SARA sering   pajak, hingga interaktifnya situs
          35   Penelitian oleh Taliercio (2000) seperti dikutip oleh   kali berangkat dari situasi perpajakan   Direktorat  Jenderal  Pajak  (DJP)
          Rosario G. Manasan, Op.Cit,. 5-6.  yang sudah cukup kronis. Kronis   menunjukkan bukti-bukti tersebut.
          36  Survei dilakukan atas Wajib Pajak perusahaan-  dalam  artian,  ketika  kebutuhan  Jadi, jika tren perbaikan tersebut
          perusahaan besar (WP besar), konsultan pajak                         sudah menunjukkan arah yang positif,
          profesional, sektor swasta dan organisasi profesional   penerimaan pajak tinggi namun
          yang peduli terhadap masalah-masalah perpajakan.
     14   InsideTax | Edisi 16 | Juli-Agustus 2013
   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19