Page 11 - InsideTax Edisi 21st (Capres: Menuju Tax Ratio 16 Persen)
P. 11

insideheadline




 VISI MISI EKONOMI

 PASANGAN CAPRES-CAWAPRES
































 AGENDA STRATEGIS DI BIDANG   PROGRAM-PROGRAM DI BIDANG EKONOMI:  PLATFORM PERPAJAKAN:  AGENDA STRATEGIS DI BIDANG   PROGRAM-PROGRAM DI BIDANG EKONOMI:  PLATFORM PERPAJAKAN:
 EKONOMI:   EKONOMI:
 Membangun Perekonomian yang   Meningkatkan pendapatan per kapita penduduk menjadi   Meningkatkan penerimaan negara dari pajak yang   Pembangunan kualitas sumber daya manusia.  Evaluasi kinerja kenaikan penerimaan pajak seiiring
 Kuat, Berdaulat, dan Makmur  minimal Rp 60 juta dengan pertumbuhan ekonomi menuju   semula 12% menjadi 16% dari rasio PDB dengan   Berdikari dalam Bidang Ekonomi  dengan kenaikan potensinya (seperti pertumbuhan
 Melaksanakan Ekonomi Kerakyatan  10%.  melaksanakan intensifikasi dan ekstensifikasi   Membangun kedaulatan pangan berbasis pada agribisnis   PDB).
 Meningkatkan pemerataan dan kualitas pertumbuhan   pemungutan pajak dan perbaikan sistem perpajakan   kerakyatan.
 ekonomi.  yang lebih adil.         Mendedikasikan program untuk membangun daulat energi   Tax Ratio menjadi 16%.
 Meningkatkan daya serap angkatan kerja menuju 2 juta   Melaksanakan reformasi perpajakan dengan   berbasis kepentingan nasional.
 lapangan kerja per tahun.  sebenar-benarnya sehingga efektif dalam mening-   Merancang ulang lembaga pemungutan pajak
 katkan rasio pajak, baik pada sektor pajak dalam                             berikut peningkatan kuantitas dan kualitas aparatur
 Membangun industri pengolahan untuk menguasai nilai   Berkomitmen untuk penguasaan sumber daya alam.
 tambah bagi perekonomian nasional.  negeri maupun pajak perdagangan internasional.  perpajakan.
 Pemberian insentif dan terobosan tarif pajak.  Membangun pemberdayaan buruh.
 Membangun dan mengembangkan industri nasional.
 Mengambil kebijakan pro-aktif dalam menjaga stabilitas sektor   Perluasan pajak final.  Membangun penguatan sektor keuangan berbasis
 keuangan.  Sinergi informasi lintas sektoral.  nasional.
 Membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Keuangan   Penajaman hirarki tindakan dalam peningkatan
 kepatuhan.                         Penguatan investasi sumber domestik.
 terintegrasi.
 Meningkatkan peranan bea dan cukai sebagai alat   Membangun penguatan kapasitas fiskal negara.
 Menyelenggarakan APBN yang Pro-Rakyat.
 Menjadikan belanja negara bukan hanya sebagai sumber   regulasi dan sekaligus penerimaan negara, melalui   Penguatan infrastruktur.
 antara lain integrasi teknologi informasi.
 pertumbuhan, tetapi juga sebagai alat pemerataan.
 Mengoptimalkan sumber-sumber penerimaan   Pembangunan ekonomi maritim.
 Menurunkan defisit anggaran secara bertahap.
 negara selain dari penerimaan perpajakan
 Mengurangi pinjaman luar negeri baru oleh pemerintah.  berdasarkan pada penyisiran dan evaluasi yang   Penguatan sektor kehutanan.
 Mengelola utang pemerintah (surat berharga negara) dengan   ketat.
 cermat dan bijak.                  Membangun tata ruang dan lingkungan yang berkelanjutan.
 Mengembangkan inovasi produk keuangan dari negara yang   Membangun perimbangan pembangunan kawasan.
 terintegrasi dengan inovasi pajak.
                                    Membangun karakter dan potensi pariwisata.
 Mengembangkan skema pembiayaan infrastruktur sosial
 seperti air bersih dan rumah sakit.  Mengembangkan kapasitas perdagangan nasional.
 Memperbaiki daya saing dunia usaha dalam menghadapi
 Masyarakat Ekonomi Asean dan persaingan global.  Pengembangan industri manufaktur.
 Menjadikan Indonesia sebagai pusat pengembangan
 perbankan/ keuangan syariah dan industri kreatif muslimah
 dunia.
 Memprioritaskan peningkatan alokasi anggaran untuk program
 pembangunan pertanian, kehutanan, perikanan dan kelautan,
 koperasi dan UMKM, serta industri kecil dan menengah.
 Mendorong perbankan nasional dan lembaga keuangan
 lainnya untuk memprioritaskan penyaluran kredit bagi petani,
 peternak, nelayan, buruh, pegawai, industri kecil menengah,
 pedagang tradisional dan pedagang kecil lainnya.
 Mendirikan bank tani dan nelayan.
 Melindungi dan memodernisasi pasar tradisional.
 Melindungi dan memperjuangkan hak-hak buruh termasuk
 buruh migran.
 Mengalokasikan dana APBN minimal 1 milyar rupiah per desa/
 kelurahan per tahun.
 Mendirikan lembaga tabung haji.
 Mempercepat reforma agraria.
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16