Page 13 - InsideTax Edisi 32nd (Perang Tarif Pajak Korporasi)
P. 13

insideheadline


           dilihat dari aspek pajaknya, daya   dan waktu  yang dihabiskan untuk      Merujuk pada historis penurunan
           saing  (competitiveness)  sistem    mematuhi peraturan  perpajakan     tarif PPh Badan di Indonesia,
           pajak suatu negara dapat dilihat    menjadi  salah  satu   indikator   diketahui bahwa di tahun 2009
                                        36
           dari dimensi administratifnya.      dalam mengukur  daya saing.        terjadi penurunan tarif sebesar 2%
           Pemerintah suatu negara  harus      Peringkat Indonesia sendiri dalam   dari 30% menjadi 28% dan di
           dapat menyediakan administrasi      pertimbangan faktor pajak sebagai   tahun selanjutnya turun sebesar 3%
           pajak  yang  ramah  terhadap  dunia   kemudahan  berbisnis ada  pada   menjadi 25%. Apabila dibandingkan
           bisnis (business  friendly).  Sebab,   peringkat papan bawah di antara   dengan  data  FDI-inflows  Indonesia
           keputusan bisnis pada  dasarnya     negara-negara  ASEAN. 37  Oleh     tahun   2009-2014,    sebetulnya
           tidak hanya  dipengaruhi oleh       karena itu, untuk meningkatkan     telah terjadi kenaikan investasi yang
           parameter kebijakan pajak saja,     kemudahan    dalam    berbisnis,   cukup signifikan (lihat Tabel 5).
           tetapi juga mempertimbangkan        otoritas  pajak  harus   dapat        Lantas, seberapa rendah tarif PPh
           bagaimana sistem pajak tersebut     meminimalkan  biaya kepatuhan      Badan  perlu diturunkan? Menurut
           diadministrasikan.                  pajak bagi perusahaan. Terakhir,   hemat  penulis, tidak ada  standar
              Untuk  mewujudkan sistem pajak   otoritas pajak juga perlu melibatkan   yang  pasti mengenai seberapa
           yang  kompetitif,  terdapat beberapa   perusahaan  dalam  menginisiasi   rendah tarif PPh harus diturunkan.
           hal yang harus diperhatikan  oleh   formulasi maupun penerapan suatu   Hal ini akan disesuaikan dengan
           otoritas pajak. Otoritas pajak suatu   kebijakan pajak baru.           aspek politik ekonomi suatu negara
           negara harus memiliki pemahaman        Hal-hal   di    atas   akan     dalam    menjaga   keseimbangan
           yang  baik tentang model-model      memengaruhi          keputusan     antara penerimaan dan investasi.
           bisnis saat ini. Hal ini berguna    perusahaan  multinasional dalam    Namun,  melihat  kecenderungan
           bagi otoritas pajak untuk  dapat    memilih lokasi investasi.  Misal,   negara-negara   ASEAN     yang
                                                                     38
           mempelajari skema-skema bisnis      perusahaan   ingin  mengetahui     berencana akan menurunkan  tarif
           yang  dilakukan oleh  perusahaan.   terlebih dahulu berapa banyak      PPh  Badan  di  tahun-tahun ke
           Selain itu, otoritas pajak juga     pajak yang akan bayar jika mereka   depan,  Indonesia  mau  tidak mau
           dituntut untuk dapat  memberikan    mendapatkan laba  100  juta  dolar   harus menyesuaikan tarifnya agar
           pelayanan     terbaik   kepada      di suatu negara? Apakah pesaing    tetap kompetitif dengan negara lain.
           perusahaan   sehingga  terdapat     mereka    mendapatkan    “deal”       Dalam    hal  berapa   besar
           keseimbangan antara  services  dan   rahasia di negara tersebut? Apakah   tarif PPh  Badan yang  perlu
           enforcement.                        negara itu mengikuti  best practice   diturunkan,  Indonesia  harus
              Dalam   sistem  pajak   yang     internasional? Atau apa mekanisme   dibandingkan dengan negara  yang
           kompetitif, penerapan ketentuan     yang  ada di negara itu untuk      memang  sebanding  ukuran skala
           pajak harus dapat memberikan        meminimalkan  dan menyelesaikan    ekonominya,   seperti Malaysia
                                                                                             40
           kepastian hukum dan prediktabilitas   sengketa  pajak?     Jawaban     dan Thailand.  Dengan demikian,
           bagi pembayar pajak.  Lebih lanjut,   dari     pertanyaan-pertanyaan   tarif PPh Badannya pun tidak akan
           aturan tersebut harus diterapkan    ini  setidaknya  akan  menjadi     jauh  dari negara-negara  tersebut.
           secara konsisten dan koheren.       pertimbangan  bagi  perusahaan     Berbeda dengan Singapura yang
           Terkait  dengan   hal  tersebut,    multinasional dalam memilih lokasi   memang   kondisi   ekonominya
           kepatuhan  pajak  tidak hanya       investasi.                         sudah sangat jauh berbeda dengan
           diukur  dari kepatuhan atas aturan   C. Seberapa Rendah Tarif PPh      Indonesia, maka  apabila  Indonesia
           yang  tertulis,  tetapi  juga  harus   Badan diturunkan?               berusaha  untuk mengejar  tarif
           mempertimbangkan semangat atau         Pada    hakikatnya    untuk     PPh Badan di Singapura, hal itu
           maksud dari adanya aturan tersebut   mengukur seberapa besar pengaruh   sepertinya hanya  akan membuat
           (spirit of law).                    dari penurunan  tarif PPh  Badan   Indonesia keteteran,  setidaknya
              Frekuensi  pembayaran pajak      terhadap  peningkatan  investasi   untuk saat ini.
                                               tidaklah  mudah.  Namun,  secara   D. Anti-Avoidance
                                               umum, Fuest melalui analisis regresi   Dalam melihat hubungan antara
        oleh faktor-faktor lainnya. The Global Competitiveness   yang dilakukannya  menyatakan   investasi dan penghindaran pajak,
        Report menyebutkan  12 pillars  of competitiveness   bahwa penurunan tarif PPh Badan
        sebagai  faktor-faktor yang  mempengaruhi daya  saing,                    perlu untuk mempertimbangkan
        yaitu: institusi/kelembagaan, infrastruktur,  lingkungan   sebesar 1% akan meningkatkan FDI   peran  negara-negara  hub  investasi
        ekonomi makro, kesehatan dan pendidikan tingkat dasar,   sebesar 5%. 39
                                                                                                41
        pendidikan tingkat tinggi dan pelatihan, efisiensi pasar                  dan  tax haven  sebagai pemain
        barang, efisiensi pasar tenaga kerja, pengembangan                        utama dalam arus investasi global,
        pasar keuangan, kesiapan teknologi, ukuran pasar, serta
        kecanggihan dan inovasi dalam bisnis. Lihat diantaranya:   37.  Lihat  World Bank,  “Doing  Business 2015: Going
        World Economic Forum, The  Global Competitiveness   Beyond Efficiency”,  A World Bank Group Flagship
        Report 2014-2015, Klaus Schwab ed., 2015; Jeffrey   Report, (2014).     40. Lihat Adrianto Dwi Nugroho, “Perlukan  Tarif PPh
        Owens, “Tax Competition: To Welcome or Not?”, Tax Law   38.  Jeffrey  Owens,  “Tax  Competition: To  Welcome  or   Badan  Diturunkan?”,  InsideReview,  Majalah  InsideTax
        Review Vol. 65, (2012): 103-107.    Not?”, Tax Law Review Vol. 65, (2012): 111.  Edisi 32, 2015.
        36. Stephen Matthews, “What is a Competitive Tax   39.  Lihat Dieters Endres, Clemens Fuest dan Christoph   41. Literatur terkini tentang tax haven dapat dilihat pada
        System”,  OECD Taxation  Working Papers  No.  2,    Spengel, “Company Taxation in the Asia-Pacific Region,   Jane Gravelle, “Tax Haven: International Tax Avoidance
        (2011): 11-15.                      India, and Russia,“ (Heidelberg: Springer, 2010).  and Evasion”, Congressional Research Service, (2015).
                                                                                           InsideTax | Edisi 31 | Mei 2015 13
   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18