Page 8 - InsideTax Edisi 32nd (Perang Tarif Pajak Korporasi)
P. 8

insideheadline


        ekspor, atau biaya untuk pendirian dan   Di tahap berikutnya, perusahaan  berupaya untuk menarik investasi asing
        fasilitas perusahaan di  host country  multinasional akan memilih lokasi  yang  mungkin  bisa  lari ke  negara-
        jika aktivitas produksi dilakukan di host  profit. Dalam hal  ini, perusahaan  negara lain yang menawarkan tarif
        country.                            multinasional bisa memilih di lokasi   pajak lebih rendah dan memberikan
           Dengan kata lain,  pertimbangan   mana penghasilan  akan dikenakan   kelonggaran-kelonggaran pajak lain
                                                                                yang menguntungkan, yang bertujuan
        perusahaan di  home country dalam   pajak,  misalnya dengan  memilih    untuk mengurangi beban  pajak  pada
        memasuki    pasar   host   country   negara dengan tarif pajak rendah. Cara   perusahaan  atau investor asing  yang
        didasarkan pada  skala aktivitas dan   yang dapat dilakukan, salah satunya   berinvestasi di negaranya.
        besarnya biaya  dari kedua  pilihan   dengan pemberian pinjaman intra-
        tersebut. Pada  tahap  ini,  perusahaan   grup dari satu entitas di negara dengan  Fenomena kompetisi pajak sendiri dapat
        juga akan menghitung besarnya pajak   tarif  pajak  rendah  ke  entitas  lainnya  diartikan  sebagai bentuk  pengaturan
        yang dibayar jika produksi dilakukan   di negara dengan  tarif pajak tinggi,  pajak yang tidak kooperatif (non-
        di  home  country  dan  perhitungan   sehingga  dapat menghasilkan beban  cooperative tax setting) yang dilakukan
                                                                                oleh suatu negara, di mana pengaturan
        besarnya pajak atas laba jika produksi   bunga pengurang penghasilan di negara   tersebut  dapat memengaruhi alokasi
        dilakukan  di  host country serta   dengan tarif pajak tinggi dan tambahan   basis pajak di negara lainnya.   Menurut
                                                                                                        12
        pajak atas repatriasi laba dari  host   penghasilan di negara dengan tarif pajak   Devereux dan Loretz, kompetisi pajak
        country ke home country. Perusahaan   rendah. Pada titik ini, penghasilan kena   merupakan  suatu pengaturan pajak
        multinasional akan cenderung memilih   pajak akan berpindah dari satu negara   atas  penghasilan  perusahaan  oleh
                                                                           10
        laba  setelah  pajak  yang  terbesar di   ke negara lainnya (profit shifting ).   suatu negara yang dipengaruhi oleh
        antara kedua pilihan tersebut. Dampak   Cara lain yang dapat dilakukan adalah   perilaku pengaturan pajak di negara
                                                                                   13
        pajak  dalam  tahap  ini diwakili oleh   melalui transfer pricing, terutama pada  lain.  Kompetisi pajak antarnegara ini
        perhitungan  effective average tax rate   barang yang sangat spesifik dan unik.   bertujuan untuk  mengamankan aliran
        (EATR).                                Namun, hal ini ibarat dua sisi   sumber  daya atau untuk  merespon
               7
                                                                                kelebihan  (spillover)  yang  terjadi
           Dengan asumsi pilihan produksi   berbeda dalam satu koin yang sama.   di negara lain.  Definisi ini memang
        dilakukan di host country, pada tahap   Sebab, di satu sisi perusahaan   masih sangat umum, namun hal ini
        kedua,   perusahaan   multinasional  multinasional bisa saja  melakukan   mengindikasikan bahwa  suatu negara
        akan memilih di  host country mana   profit shifting, sementara di sisi lainnya,   berkompetisi untuk  menjaga basis
        produksi dilakukan.  Pada  tahap  ini,   perusahaan  multinasional  dapat  pemajakannya agar tidak lari ke negara
        pengertian  host country diperluas.   pula berhadapan dengan pemajakan  lain, sekaligus untuk  meningkatkan
        Misal,   perusahaan   multinasional  berganda. Contohnya, jika dua otoritas  basis pemajakan melalu sumber daya
        hendak memasuki pasar ASEAN, maka   pajak tidak sepakat tentang besarnya  modal (investasi)  yang diperoleh dari
                                                                                negara lain.
        perusahaan multinasional akan memilih   harga transaksi pada transaksi afiliasi,
        di negara mana  produksi dilakukan.   hal itu akan menimbulkan pemajakan   Banyak akademisi pajak  yang telah
        Perhitungan yang digunakan adalah   berganda di kedua jurisdiksi.       melakukan penelitian terkait konsep
        EATR.  Pada tahap ketiga, perusahaan                                    atau teori tax competition yang dipicu
             8
        multinasional akan memilih lokasi   Pajak dan Kompetisi Merebut         oleh  adanya penurunan tarif PPh
        berdasarkan skala  investasi. Di tahap  Investasi                       Badan secara kontinu. Berbagai upaya
        ini, dampak pajak dipengaruhi oleh   Lebih  dari 200  negara  di  dunia   yang  dilakukan untuk membuktikan
        besarnya pajak atas biaya modal yang   bersaing satu dengan lainnya dalam   keberadaan  kompetisi pajak,  namun
        ditentukan  dengan  effective marginal  memperebutkan  investasi  demi  sampai sejauh ini penemuan yang
                                                                                diperoleh belum memberikan simpulan
        tax rate (EMTR).                    kepentingan  ekonomi    negaranya.  yang  pasti.   Literatur lainnya  juga
                      9
                                                                                          14
                                            Kompetisi antarnegara dalam merebut   menerangkan dampak kompetisi pajak
                                            investasi menyebabkan negara berupaya
        7.  Perhitungan  EATR  memperhitungkan  statutory   menjadi “pemain” yang kompetitif   yang berbeda terhadap satu negara dan
        tax  rate,  depresiasi,  penilaian  persediaan  dan  lain               negara lainnya, tergantung pada faktor
        sebagainya. Penjelasan mengenai Effective Average Tax  dalam “permainan” ini.  Sebagai salah   kebutuhan anggaran, jumlah penduduk,
                                                                11
        Rate dapat dilihat diantaranya pada: Michael Devereux   satu faktor dalam merebut investasi,       15
        dan Rachel Griffith, “Evaluating Tax Policy for Location   pajak digunakan oleh banyak negara   sumber daya dan faktor lainnya.
        Decisions”,  International Tax and Public Finance,
        (2003).                             sebagai  alat dalam meningkatkan
        8.  Untuk ASEAN,  lihat  diantaranya: Dieters Endres,   daya  saing (competitiveness).  Dalam   12. John Douglas Wilson dan Wildasin E. David, “Tax
        Clemens Fuest dan Christoph Spengel,  “Company   konteks kompetisi pajak, setiap negara   Competition: Bane or Boon?”,  paper  dipresentasikan
        Taxation in the Asia-Pacific Region, India, and Russia,“                pada Office of Tax Policy Research/Institute  for Fiscal
        (Heidelberg: Springer,  2010); Verena Wiedemann dan                     Studies Conference, “World Tax Competition”,  24-25
        Katharina Finke, “Taxing Investments in the Asia Pacific                Mei, 2001, London, Inggris.
        Region: the Importance of Cross Border Taxation and Tax   10.  Terminologi  profit shifting  bagi  beberapa  pihak   13. Michael Devereux dan Simon Loretz, “What do We
        Incentives,” ZEW Discussion Paper No 15-014, (2015).  tidak dapat diartikan dengan “pejorative  sense”   Know about Corporate Tax Competition”,  National  Tax
        9.  Perhitungan EMTR  memperhitungkan biaya modal   karena permasalahan  utama dalam  profit shifting   Journal, (2013), 746.
        dan investasi. Penjelasan mengenai Effective Marginal   adalah  pengalokasian penghasilan diantara negara-  14.  Michael P. Devereux dan Simon Loretz, “What Do
        Tax  Rate  dapat  dilihat  diantaranya pada:  Gaetan   negara tempat perusahaan  multinasional beroperasi.   We  Know  About Corporate  Tax  Competition”,  Oxford
        Nicodeme, “Computing  Effective  Corporate Tax Rates:   Lihat wawancara dengan Pamela Olson dalam  http://  University  Center  for Business  Taxation  WP 12/29,
        Comparison and Results”,  European  Commission   taxfoundation.org/blog/making-sense-profit-shifting-  (2015): 1.
        Economic Paper, (2001); Christoph Spengel, Christina   pam-olson.       15. Lihat diantaranya Vera Troeger, “Tax Competition and
        Elscher, dan Dieter Endres, “Effective Tax Levels Using   11.  Lihat  juga  Reuven Avi-Yonah,  “Globalization,  Tax   the Myth of the Race to the Bottom: Why Government
        the Devereux/Griffith Methodology”, ZEW Report to EU   Competition, and the Fiscal Crisis of the Welfare State”,   still Tax Capital”, CEGA-Chatham House Series No. 4,
        Commission, (2012).                 Harvard Law Review, (2000).         (2013); Ravi Kanbur dan Michael Keen,  “Jeux Sans
        8  InsideTax | Edisi 31 | Mei 2015
   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13