Page 13 - InsideTax Edisi 34th (Insentif Tax Holiday)
P. 13

insideheadline


             Tabel 2 – Survei Mengenai Penting atau Tidaknya Insentif Pajak dalam   jika  dibandingkan dengan  FDI untuk
                                     Berinvestasi                               mengeksploitasi keunggulan biaya. 19

 i3                                           % Responden yang Menganggap         Pemberian insentif pajak  ini bisa
               Negara dan Tahun Survei       Insentif Pajak Tidak Mempengaruhi   menjadi tidak efektif jika negara
                                                                                investor menerapkan metode kredit
                                               Keputusan untuk Berinvestasi     pajak sebagai metode dalam ketentuan
                    Burundi (2011)                         77                   keringanan pajak berganda dalam
                  El Salvador (2013)                       37                   Perjanjian  Penghindaran    Pajak
                    Guinea (2012)                          92                   Berganda (P3B) antara negara penerima
                  Yordania (2009)                          70                   investasi dengan negara investor.
                                                                                Penerapan metode kredit pajak oleh
                    Kenya (2012)                           61                   negara investor ini dapat membatalkan
                 Mozambique (2009)                         78                   insentif  pajak yang diberikan oleh
                   Rwanda (2011)                           98                   negara penerima investor karena negara
                   Serbia (2009)                           71                   investor akan memberikan kredit pajak
                                                                                kepada investor sepanjang terdapat
                   Tanzania (2011)                         91                   pajak  yang  dibayar  secara aktual di
                    Tunisia (2012)                         58                   negara penerima investasi.
                    Uganda (2011)                          93                     Untuk  menghindari hal tersebut,
                   Vietnam (2004)                          85                   banyak P3B yang telah menambahkan
                   Thailand (1999)                         81                   klausul tentang  tax  sparing  sebagai
                                                                                salah satu metode keringanan pajak
        Catatan: responden merupakan investor yang telah menanamkan investasi di negara tersebut  berganda  dalam  P3B.  Dengan
                                                                                memasukkan klausul  tax  sparing
           Dari  Tabel 2, dapat dilihat bahwa   Walau demikian, berbagai survei  dalam  P3B,  maka  negara  investor
        secara rata-rata terdapat kurang lebih  tersebut tidak menelaah  detail jenis  harus  memberikan kredit pajak  atas
        65%  responden yang  beranggapan  insentif pajak  yang  ditawarkan.  Lalu,  pajak yang secara aktual tidak dibayar
        bahwa insentif pajak tidak memainkan  bagaimana  dengan  tax  holiday?  Telah  di negara tujuan investasi karena
        peranan penting bagi keputusan untuk  dijelaskan sebelumnya bahwa  tax  mendapat fasilitas  insentif pajak  di
        menanamkan modal di negara-negara  holiday  merupakan  bentuk  dari  profit  negara tujuan investasi tersebut. 20
        tersebut. Dengan kata lain, insentif  based tax incentive yang artinya baru   Penggunaan  tax sparing ini akan
        pajak dapat dianggap sebagai kebijakan  akan bermanfaat selama perusahaan   mendukung kinerja insentif pajak
        yang ‘mubazir’.                     tersebut mencatatkan keuntungan. Hal   terutama tax holiday yang diberikan
           Jika hal  di atas  adalah  benar,   tersebut berbeda dengan  cost-based   oleh negara tujuan investasi. Hal ini
        lalu  mengapa    pemerintahan   di  tax incentives, misalkan tax allowance   dikarenakan  investor  memperoleh
        negara-negara  berkembang   masih   ataupun depresiasi yang  dipercepat   kepastian  bahwa   pajak   yang
        banyak memberikan insentif pajak,   yang berguna untuk mengurangi biaya   dibebaskan di  negara  tujuan investasi
        terutama tax holiday? Jawaban paling   investasi. Akibatnya, lower profitability   benar-benar dinikmati oleh  investor.
        sederhananya  adalah:  karena para   investment  cenderung tidak responsif   Sebaliknya, jika ketentuan tax sparing
        pembuat kebijakan di negara-negara   terhadap tax holiday. Oleh karena itu,   tidak dimasukkan dalam P3B,  maka
        tersebut  percaya  bahwa   insentif  jika suatu negara  ingin menarik FDI   pajak yang dibebaskan di negara tujuan
        pajak akan dapat mengkompensasi     di bidang usaha yang cenderung tidak   investasi akan dikenakan pajak di
        kelemahan-kelemahan     kemudahan   memiliki  laba besar tetapi menguasai   negara investor, sehingga tanpa metode
        investasi di negara mereka.   Padahal   hajat hidup orang banyak, tax holiday   tax sparing dalam P3B, maka negara
                                17
        kebijakan tersebut tidak mampu      merupakan kebijakan yang  kurang    tujuan investasi akan memberikan
        mengimbangi.  Selain itu, banyak    tepat.                              subsidi bagi negara investor. 21
                    18
        pengambil kebijakan juga berangkat dari   Efektivitas dari tax holiday juga sulit   Sebagai  penutup,  tax  holiday
        suatu kondisi di mana hampir seluruh  untuk disamaratakan di semua negara.   sebagai salah satu komponen insentif
        negara memberikan insentif. Dengan  Benar bahwa tax holiday di Singapura,   pajak merupakan kebijakan yang
        demikian,  terdapat suatu kecemasan  Hong Kong dan Tiongkok sangat efektif
        bahwa  dengan tidak diberikannya  dalam menarik FDI, namun belum
        insentif, negara mereka semakin tidak  tentu  kisah sukses yang sama dapat   19. Lihat John Dunning, Multinational Enterprises and
                                                                                the Global Economy (Reading: Addison-Wesley, 1993).
        kompetitif di mata investor.        dialami di negara lain. Selain itu, studi   20. OECD, Tax Sparing: A Reconsideration, (1997).
                                            telah memperlihatkan bahwa FDI yang   21. Rachmanto Surahmat,  Persetujuan  Penghindaran
        17. IMF, OECD, WB, and UN, “Options for Low Income  berorientasi  pada ekstraksi  sumber   Pajak  Berganda  (P3B)  Suatu  Kajian  terhadap
                                                                                Kebijakan Indonesia, (Jakarta: Salemba Empat, 2011),
        Countries’ Effective and Efficient Use of Tax Incentives   daya alam serta merambah pasar lokal   274. Lihat juga Luis Eduard Schoueri, “Tax Sparing: A
        for Investment,” (2015), 8.                                             Reconsideration  of the Reconsideration”,  dalam Yariv
        18. Lihat Tidiane Kinda, “The Quest for Non-Resource-  atau pengetahuan lokal akan cenderung   Brauner dan Miranda Stewart,  (eds),  Tax  Law and
        Based FDI: DO Taxes Matter?”, IMF Working Paper No.   kurang responsif terhadap  tax holiday   Development, (Cheltenham: Edward Elgar Publishing,
        14/15 (2014).                                                           2013), 107-112.
                                                                                      InsideTax | Edisi 34 | September 2015 13
   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18