Page 11 - InsideTax Edisi 38th (Aksi BEPS: Menangkal Penggerusan Basis Pajak)
P. 11

insideheadline



         Aksi  8-10: Assure   Perusahaan multinasional yang memiliki afiliasi perusahaan yang tersebar di berbagai negara
         that Transfer Pricing   seringkali  mengalihkan fungsi, risiko, dan aset ke anak-anak perusahaannya dengan skema
         Outcomes are in Line   transfer pricing dengan tujuan untuk meminimalkan beban pajak. Aksi ini salah satunya
         with Value Creation  bertujuan agar pajak dikenakan atas transaksi-transaksi afiliasi yang seharusnya dikenakan
                              pajak di negara atau lokasi nilai substansi ekonomi tersebut ciptakan (value creation).









         Aksi 11: Measuring   Aturan lebih lanjut dikhususkan untuk mengukur skala dan dampak BEPS, dan untuk
         and Monitoring BEPS  memantau dampak dari tindakan yang diambil dalam mengatasi hal tersebut. Aksi 11 akan
                              mengidentifikasi alat untuk memonitor dan mengevaluasi efektivitas dan dampak ekonomi dari
                              tindakan yang diambil untuk mengatasi BEPS.
         Aksi 12: Require Tax   Dalam Aksi 12 ini OECD menekankan isu  bahwa dasar dari setiap upaya untuk mengatasi
         Payer to Disclose    permasalahan aggressive tax planning adalah ketersediaan informasi. Dengan tersedianya
         their Aggressive     informasi yang tepat sasaran, tepat waktu, dan komprehensif, maka otoritas pajak dapat
         Tax Planning         melakukan deteksi awal atas skema aggressive tax planning. Implikasinya, otoritas pajak dapat
         Arrangements         mengidentifikasi risiko dan resolusi atas skema tersebut.
         Aksi 13: Re-         Persyaratan dokumentasi transfer pricing yang pertama kali diperkenalkan sejak tahun 1994
         examineTransfer      di Amerika Serikat telah menyebar luas di berbagai negara dan menjadi salah satu prioritas
         Pricing Documentation utama dalam agenda kepatuhan pajak perusahaan multinasional.  Namun, masih terdapat
                              perbedaan antara satu negara dengan negara lain mengenai jenis dan detail informasi yang
                              harus disediakan oleh WP, sehingga untuk menghindari adanya informasi asimetris antara
                              WP dan otoritas pajak, OECD menganggap perlu untuk merevisi ketentuan transfer pricing
                              documentation. Menanggapi hal tersebut, rekomendasi yang diberikan oleh OECD yaitu dengan
                              membuat standarisasi transfer pricing documentation melalui pendekatan tiga tingkat yaitu:
                              master file, local file dan Country-by-Country Reporting
         Aksi 14: Make Dispute  Proses penyelesaian sengketa pajak internasional dinilai masih belum efektif dan memberikan
         Resolution Mechanism  kepastian hukum bagi wajib pajak, sehingga secara tidak langsung mengganggu iklim investasi.
         More Effective       Dalam aksi ini, OECD berupa untuk membuat proses pelaksanaan sengketa melalui mekanise
                              mutual agreement prosedure dan arbitrase dapat berjalan secara efektif.

         Aksi 15: Develop     Instrumen multilateral dikembangkan sebagai upaya untuk mengimplementasikan seluruh aksi
         a Multinational      BEPS yang lain. Hal ini dikarenakan aksi-aksi BEPS membutuhkan suatu perubahan pada tax
         Instrument           treaty dan kentuan domestik yang tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Untuk itu
                              dibutuhkan suatu instrumen yang disepakati secara multilateral untuk memodifikasi perjanjian
                              pajak bilateral yang sudah ada, agar aksi-aksi BEPS dapat dijalankan tanpa bertentangan atau
                              tumpang tindih dengan ketentuan yang sudah ada.


                     Sumber: OECD, “BEPS Frequently Asked Questions,” 2-3. Dapat dilihat di http://www.oecd.org/ctp/BEPS-FAQsEnglish.pdf dan diolah kembali oleh penulis.
        untuk menggeser profitnya yang biasa   mitra, maka akan menyebabkan     aturan pembatasan bunga , dan lain-
                                                                                                      16
        dikenal dengan nama  profit shifting   laba yang dilaporkan oleh perusahan   lain. Saat ini, SAAR menjadi salah satu
        strategies.  Dua strategi profit shifting   semakin kecil.              elemen kunci  dalam desain kebijakan
                 15
        yang populer, yaitu: manipulasi transfer   Dalam memerangi pergeseran laba,   pajak  di abad 21. Di sisi lain, GAAR
        price dan debt shifting. Profit shifting   ada  kecenderungan di  antara  negara-  memiliki perspektif yang lebih luas
        strategies sensitif terhadap perbedaan   negara untuk menetapkan aturan   mengenai pajak dengan mengandalkan
        tarif pajak. Berbagai penelitian empiris,   penghindaran anti-pajak. Aturan ini   pada substansi transaksi.
                                                                                                     17
        baik secara global,  multinasional   dapat dibagi menjadi dua jenis:  Specific
        Amerika, multinasional Jerman,  dan   Anti-Avoidance Rule (SAAR) dan
        di EU telah  memperlihatkan bahwa   General  Anti-Avoidance  Rule  (GAAR).   16.  Lihat Chloe Burnett, “Intra-Group  Debt at the
                                                                                Crossroads: Stand-Alone versus Worldwide Approach,”
        semakin tinggi perbedaan tarif pajak   SAAR  dimaksudkan untuk fokus pada   World Tax Journal, vol. 6, no.1 (2014): 43.
        antara satu negara dengan negara    praktik  penghindaran pajak (individu)   17. GAAR memberikan kesempatan bagi otoritas pajak
                                                                                untuk mengesampingkan apapun skema yang berpotensi
                                            tertentu, seperti aturan transfer pricing,   dapat mengurangi kewajiban pajak. Meski GAAR dikritik
        15. Kimberly  A. Clausing, “Multinational Firm Tax                      banyak ilmuan terkait dengan  efek  ketidakpastian,
        Avoidance and Tax  Policy,”  National  Tax  Journal LXIl,               beberapa negara  sudah  mulai menerapkannya  pada
        no. 4 (2009): 703-725.                                                  aturan domestik mereka. Lihat di Judith Freedman,

                                                                                           InsideTax | Edisi 38 | Mei 2016  11
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16