Page 14 - InsideTax Edisi 38th (Aksi BEPS: Menangkal Penggerusan Basis Pajak)
P. 14

insideheadline



        Protecting the tax base in the digital   ini adalah dalam konteks  transfer
        economy                             pricing dan base-eroding payments.  29
           Ekonomi   digital  tidak  hanya     Adanya  automatic exchange of                   osisi negara
        membawa sejumlah peluang, tetapi  information  (AEoI)  memang  dapat       “P          di  panggung
        juga  tantangan baru dan ‘aturan  berpotensi  meningkatkan  pendapatan                 global
        main’  di pasar global.  Posisi negara  bagi  negara  berkembang.  Namun
        di panggung global sangat bergantung  demikian,  terdapat   masalah  teknis      sangat  bergantung
        pada bagaimana kemampuan negara  dan kebijakan penting yang  dihadapi.           pada bagaimana
        tersebut untuk beradaptasi  dengan  Dalam Model  Competent Authority             kemampuan
        kondisi baru. Ekonomi digital membawa  Agreement (CAA) yang berlaku saat         negara tersebut
        satu set manfaat  baru yang akan  ini, fasilitas pertukaran  informasi           beradaptasi
        mengurangi kesenjangan antara negara  yang diberikan  berbasiskan  asas          dengan kondisi
        kaya  dan miskin.  Negara  berkembang  timbal balik. Kedua yurisdiksi harus
        dalam hal ini memiliki kesempatan  mampu mendapatkan dan bertukar                baru.”
        untuk  mengubah ekonomi dan dapat  informasi yang diperlukan. Akan tetapi,
        berkontribusi   pada pengembangan  banyak negara  berkembang yang
        ekonomi digital.                    belum atau mungkin  tidak memiliki
                                            kapasitas hukum dan  administrasi  yang  mencari keuntungan dengan
           Meski   pengembangan   ekonomi
        digital memiliki nilai tambah  yang   yang  memadai untuk memperoleh  melakukan     penyalahgunaan    dari
        tinggi,  negara  berkembang  masih   informasi dari lembaga keuangan lokal  perjanjian tersebut.
        harus  menghadapi  berbagai  kendala.   di  negaranya.  Oleh  karena itu baik   Terdapat  sejumlah  teknik untuk
        Di antaranya akses terhadap teknologi   kiranya bagi negara berkembang untuk   menangani penyalahgunaan perjanjian
        terbaru, infrastruktur  telekomunikasi   mengimplementasikan  transparansi  pajak, termasuk: 32
        yang tersedia, belum adanya budaya   secara bertahap agar bisa bertukar   1. SAAR dan GAAR dalam hukum
        melek komputer, serta berbagai faktor   informasi dengan negara lain sembari   domestik;
        budaya  dan  sosial  ekonomi.  Namun   mengembangkan kapasitas negara
        demikian, dengan adanya kebijakan   untuk  dapat memberikan  informasi  2. Judicial anti-abuse doctrines;
        yang jelas, rencana serta tujuan yang   yang memadai. 30                3. SAAR dalam perjanjian;
        pasti,  negara  berkembang  akan  dapat   Masalah  kedua adalah terbatasnya   4. GAAR dan "Limitation on Benefits"
        melompati tantangan ini dan menjawab  kepemilikan  P3B  dan  perjanjian   (LOB) rules dalam perjanjian;
                                      28
        tuntutan pasar global secara efektif.    exchange  of information  (EoI) oleh
                                            negara  berkembang,  sementara hal   5. Interpretasi  tujuan  ketentuan
        Transparency and disclosure         tersebut  adalah  syarat bagi suatu   perjanjian pajak.
           Dalam  rangka  menilai  sejauh   negara untuk mendapatkan pertukaran   Aturan   LOB    yang   kompleks
        mana pengikisan basis pemajakan     informasi. Salah satu cara untuk  dimaksudkan      untuk    mengatasi
        dan penggeseran laba yang terjadi,   memperluas   jaringan  pertukaran  sejumlah  transaksi  pembiayaan  yang
        penting bagi otoritas pajak negara   informasi secara otomatis adalah  rumit yang biasanya bukan merupakan
        berkembang memiliki akses pada      dengan memanfaatkan “Multilateral  masalah  dalam negara berkembang.
        informasi yang bersifat mendasar dan   Convention on Mutual  Administrative  Meskipun demikian,  beberapa  jenis
        struktural dari aktivitas bisnis ataupun   Assistance in Tax Matters” dan sudah  LOB disederhanakan agar berfokus
        transaksi yang  dijalankan oleh  WP   banyak negara  berkembang yang  pada     terbatas  sejumlah  kriteria
        di wilayah  negara  tersebut.  Akses   memanfaatkan mekanisme  yang ada  objektif untuk memastikan bahwa WP,
        tersebut  akan mencakup  transparansi   dalam konvensi multilateral ini.  31  selain teknis menjadi penduduk, juga
        atas  aktivitas bisnis yang  dilakukan                                  memiliki kontak substansial dengan
        WP dan kemudahan  pengungkapan      Preventing treaty abuse             yurisdiksi. GAAR  yang  diusulkan  di
        informasi. Fungsi utama transparansi   Perjanjian  pajak  menawarkan    America  Nations Convention  Model
        dan  pengungkapan  informasi antara  sejumlah keuntungan bagi WP, terutama   juga  dapat  dipertimbangkan untuk
        lain adalah untuk membantu yurisdiksi  sehubungan dengan pengurangan tarif   negara berkembang dalam menangani
                                                                                                            33
        untuk mengkaji dan menghitung jumlah  pajak  berdasarkan negara  sumber.   penyalahgunaan perjanjian pajak.
        pajak  yang  sebenarnya terutang  atas  Selain itu, tujuan adanya pengurangan
        investasi yang  ditanamkan.  Isu pajak  tarif pajak juga dimaksudkan untuk   Preserving the taxation of capital
        yang umum terjadi terkait pembahasan  mendorong investasi lintas batas.   gains by source countries
                                            Namun, masih saja terdapat WP         FDI di negara berkembang biasanya
        United Nation., 2015): 338.                                             didirikan oleh perusahaan asing dalam
        28.  Vujica Lazovic, “The  Digital Economy in
        Developing Countries-Challenges  and Opportunities,”  29. Hugh J. Ault dan Brian J. Arnold, Op.Cit., 22.
        dalam  Information and Communication Technology,
        Electronics and  Microelectronics (MIPRO), 37th  30. Ibid., 26.         32. Ibid.,27-28.
        International Convention: 2014.     31. Ibid.                           33. Ibid., 33.

        14  InsideTax | Edisi 38 | Mei 2016
   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19