Page 9 - InsideTax Edisi Khusus 39th (Outlook Perpajakan 2018 - Mengawal Reformasi Pajak)
P. 9

Harapan Besar Reformasi Pajak


            Menurutnya, reformasi pajak,     proses bisnis yang sederhana     Dirjen Pajak Robert Pakpahan,
            terutama dari sisi administrasi,   untuk membuat pekerjaan menjadi   yang akan memimpin pelaksanaan
            tidak mudah dilakukan karena     efektif, efisien, akuntabel, berbasis   reformasi perpajakan mulai Januari
            harus sama-sama menyentuh,       teknologi informasi, dan hal itu   2018, mengatakan program
            baik wajib pajak maupun petugas   mencakup seluruh pekerjaan yang   reformasi perpajakan, terutama
            pajak. Namun, hal ini tetap harus   menjadi tugas DJP.            yang bersifat administratif, sangat
            dilakukan demi meningkatkan                                       diandalkan untuk mencapai target
            kepercayaan masyarakat.          Terakhir, pada aspek perundang-  penerimaan perpajakan sebesar
                                             undangan, arahnya menyusun       Rp1.424 triliun pada 2018.
            Segera setelah itu, Tim Reformasi   peraturan yang memberikan
            Perpajakan yang dibentuk Menkeu   kepastian hukum, menampung      Menurut dia, langkah pertama
            Sri Mulyani pun bergerak. Sejumlah  dinamika kegiatan ekonomi     reformasi perpajakan adalah
            program pun disusun, isu-isu     yang berkembang, mengurangi      dengan melakukan perbaikan
            penting diinventarisasi, hingga   biaya kepatuhan, memperluas     pelayanan, baik untuk melaporkan
            akhirnya disimpulkan perlunya    basis pajak, dan meningkatkan    maupun untuk membayar pajak,
            perbaikan pada 5 aspek mendasar,   penerimaan pajak               mengingat proses bisnis ini sangat
            yang kemudian disebut 5 pilar.                                    kritikal.
                                             “Jadi reformasi pajak diwujudkan
            Kelima pilar tersebut adalah     melalui transformasi lima pilar   Reformasi perpajakan juga akan
            organisasi, sumberdaya manusia,   itu untuk mencapai tujuan jangka   ditempuh melalui perbaikan
            sistem informasi dan basis data,   pendek mengamankan penerimaan   perangkat sistem informasi
            proses bisnis, peraturan                                                    dan teknologi dan
            perundangan-undangan,                                                       pengelolaan basis data
            dan sinergi dengan        AGENDA KEGIATAN TIM REFORMASI PERPAJAKAN 20016-2020  perpajakan terkait
            pihak lain. Perbaikan                                                       dengan pelaksaan
            pada ke-5 pilar inilah    Pilar Reformasi            Kegiatan               Automatic Exchange of
            yang diharapkan dapat                                                       Information (AEoI) yang
            membawa perbaikan         Organisasi        Redesign organisasi             efektif tahun 2018.
                                                        Redesign formasi pegawai
            menyeluruh terhadap                         Redesign pengelolaan wajib pajak
            perpajakan Indonesia.                                                       “Dengan AEoI,
                                      Sumber daya manusia  Integritas dan disiplin pegawai yang tinggi  informasi dari
            Ketua Tim Pelaksana                         Perencanaan kebutuhan dan career path  perbankan domestik
                                                        Sistem remunerasi
            Reformasi Perpajakan                                                        untuk rekening diatas
            Suryo Utomo               Sistem informasi dan   Mengurangi beban administrasi (wp dan djp)  Rp 1 miliar otomatis
            mengatakan pada aspek     basis data        Basis data yang luas dan akurat  akan mengalir ke DJP.
            organisasi, arahnya                         Pengolahan data yang reliabel dan handal  Begitu pula data aset
                                                        Infrastruktur sistem informasi yang memadai
            adalah membangun                                                            WNI di luar negeri.
            institusi DJP dengan      Proses bisnis     Probis yang sederhana           Memang, target
            struktur best fit dengan                    Probis yang efektif, efisien, dan akuntabel  penerimaan tahun ini
                                                        Berbasis teknologi informasi
            memperhatikan cakupan                                                       sangat menantang. Tapi
            geografis, karakteristik   Peraturan perundang-  Ruu yang berkeadilan dan berkepastian hukum  kami optimis reformasi
            organisasi, ekonomi,      undangan          Kebijakan yang mendukung pengumpulan pajak  perpajakan ini akan
            kearifan lokal, potensi                     Kebijakan yang mendukung perekonomian nasional  membantu kami,”
            penerimaan dan rentang    Sinergi pihak lain  Pertukaran data dan informasi  katanya.
            kendali memadai.                            Kerjasama pelaksanaan tugas
                                                        Perlindungan hukum              Senada dengan Robert,
            Pada aspek SDM,                             Sosialisasi perpajakan          anggota Komisi XI
            arahnya bagaimana       Sumber: Ditjen Pajak, 2017                          DPR dari Fraksi
            dapat tercipta SDM                                                          Partai Golkar M.
            perpajakan yang profesional,     dan meningkatkan mutu pelayanan,   Sarmuji menyatakan penyelesaian
            kompeten, kredibel, berintegritas,   pengawasan dan penegakan     program pengampunan pajak
            dan dapat menjalankan proses     hukum, serta kerja sama dengan   telah memberikan momentum
            bisnis dalam rangka menghimpun   pihak ketiga, sehingga 2020      dilaksanakannya reformasi
            penerimaan negara secara optimal   nanti rasio pajak kita bisa 14%,”   perpajakan secara menyeluruh.
            sesuai dengan potensi yang ada.  katanya.                         Karena itu, jangan sampai
            Kemudian untuk aspek teknologi   Sampai akhir tahun ini, sudah    momentum tersebut dilewatkan.
            informasi dan basis data, arahnya   belasan program dari berbagai pilar   “Agenda reformasi pajak harus
            adalah untuk menciptakan suatu   itu berhasil direalisasikan, antara   terus dilanjutkan. Kalau dengan
            sistem informasi yang andal guna   lain e-billing support dan e-bukpot   reformasi pajak ini masyarakat
            mengolah data perpajakan yang    di bidang teknologi, mobile tax   merasa nyaman membayar
            akurat berbasis teknologi sesuai   unit dan piloting KPP Mikro untuk   pajak, ada saling kepercayaan,
            dengan bisnis inti DJP.          bidang organisasi, dan dukungan   transparansi, saya yakin
                                             World Bank dalam penyusunan      penerimaan pajak kita akan
            Pada sisi proses bisnis, arahnya   kebijakan fiskal di bidang regulasi.  tumbuh tinggi,” katanya.
            adalah bagaimana membangun







                                                                                                INSIDETAX        9
   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14